Pemerintah diminta untuk segera memberlakukan rolling penggunaan kamar hunian Lapas. Narapidana yang kejahatannya tidak serius, dengan seleksi dan penilaian yang sangat ketat dapat menjalani masa pidana setiap bulan di masyarakat atau keluarganya.
Demikian salah satu poin desakan Center for Detention Studies (CDS) kepada Pemerintah terkait aksi kerusuhan di Lapas Krobokan Bali pada Selasa (21/2) kemarin. Seraya menunggu investigasi aparat tentang penyebab kerusuhan, CDS meminta pemerintah melakukan langkah-langkah penting. CDS yakin kerusuhan itu tak lepas dari overkapasitas di dalam lembaga pemasyarakatan.
Narapidana yang kejahatannya tidak terlalu serius bisa diberikan pembebasan bersyarat agar bisa mengurangi overkapasitas. Bahkan dimungkinkan memberikan grasi massal. Opsi lain adalah tahanan kota atau tahanan rumah kepada napi dengan kejahatan tidak serius. Pada intinya, CDS meminta pemerintah melakukan terobosan agar overkapasitas bisa dikurangi. Pengurangan kelebihan penghuni LP atau rutan bisa mengatasi salah satu persoalan.